Yuni Janda Seksi Asal Bandung Bikin Ketagihan

aku memiliki pengalaman pribadi dimana aku bertemu seorang janda seksi yang berbadan singset bagai lekukan angka delapan.

awal kisah tesebut bermula ketika dimana saat seorang teman wanita yang bernama Leni. dari postur tubuhnya boleh dijamin setiap lelaki pasti terpanah melihatnya.

leni memiliki tubuh yang tinggi dan berat badannya sekitar 50 kg dengan bra yang digunakannya 36 cup B (hal tersebut aku ketahui ketika sedang melakukan ML dengan dirinya), tubuhnya wangi dan kulitnya berwarna kuning langsat. wanita kampus seperti dirinya, orang bakal tidak akan mengira bahwa dirnya itu pecinta sex bebas seperti diri saya.

sementara saya memiliki wajah yang menarik dan tubuh proposional,sehingga hal tersebut tidak menyulitkan diriku untuk mencari wanita,belum lagi ditambah penisku yang memiliki ukuran diatas rata-rata. hal tersebut sangat wajar kalau teman wanita sering mengontak diriku disaat mereka ingin melapiaskan birahinya.

Suatu hari, Leni menelpon saya. Dia cerita bahwa dia punya teman kost baru, dan cakep pula. Dia juga bilang kalau temannya itu mirip artis ternama di ibukota, yg namanya sudah terkenal. Dia janji mau mengenalkan saya ke dia. Maka kemudian saya dan Leni membuat suatu janji pertemuan di hari Sabtu.

Pada hari yg telah di janjikan, saya telah membuka sebuah kamar di daerah Juanda, dan seperti yg telah direncanakan, Leni datang membawa seorang temannya yg bernama Yuni.

“Tok.. tok.. tok..!” 3 kali saya dengar ketokan pintu, maka secara otomatis saya membukakan pintu.Begitu pintu terbuka, terlihatlah Leni yg sedang tersenyum kepada saya, dan di belakangnya tampak temannya yg akan dikenalkan ke saya. Dan benar saja, temannya itu menang benar mirip sekali dgn artis ibukota yg Leni ceritakan.

“Yun, kenalin donk.. ini loh temen aku yg aku mau kenalin ke elu.” begitu ucap Leni sambil masuk ke kamar.”Oh iya, aku yuni.. dan elu sapa..?” sapanya ramah.Saya sempat terdiam sewaktu Yuni menjulurkan tangannya, karena saya tidak habis pikir kalau cewek ini begitu cantiknya, dan saya harus dapat mencicipinya hari ini juga.

“Hmm, nama aku Aldi” begitu saya sadar, langsung saya merespon dgn julurkan tangan.Hmm, kulitnya halus juga, pikir saya. Kalau dari yg saya lihat, yuni ini sedikit lebih pendek dari Leni, tetapi dia mempunyai buah dada yg lebih besar daripada Leni. Kira-kira tingginya 162 cm, 45 kg, dan saya rasa ukuran dadanya 34C, soalnya dadanya besar sekali.

“Eh, kamu berdua jangan diem gitu donk, kasih aku minum kek..!” tiba-tiba suara Leni memecahkan kesunyian yg ada.”Oh iya, sori  tuh kamu ambil aja deh di kulkas..!” jawab saya sekenanya.”Gini..,” kata Leni. “Temen aku yuni ini seorang janda anak satu dan menetap dibandung  tapi kamu pikir deh, umurnya baru 24 dan body-nya masih segini, ngga kecewa donk kamu aku bawain yg kaya gini.” lanjut Leni lagi.”Ah elu bisaan aja Al,” sahut Yuni dgn tersipu, sehingga tampaklah wajahnya yg sedikit memerah.Aduh.., ini membuat saya jadi horni saja.

Tiba-tiba saja Yuni menarik Leni ke kamar mandi.”Ikut aku bentar deh All..!” kata Yuni.Lalu Leni dgn terburu buru juga ikut dan sambil bicara kepada saya, “Dah kamu tiduran aja dulu di ranjang, temen aku mau bilang sesuatu kali nih ke aku.”

Tidak lama mereka keluar dari kamar mandi.”Eh sori yahh tadi sempet bikin kamu kaget.” kata yuni.”Eh, ngga apa-apa kok.” jawab saya masih bingung.”Emangnya kenapa sih tadi..?” saya masih bingung.”Udah deh kamu ngga usah tau, urusan perempuan kok barusan, yg penting sekarang kamu santai aja di ranjang kamu dan ikutin permainan aku.” timpalnya lagi.

“Wah-wah-wah, permainan apa lagi nih..?” pikir saya dalam hati.Tapi saya sudah senang sekali, apalagi saya melihat Leni tersenyum nakal ke arah saya. Duh, saya jadi tambah horni saja deh.”Sebelum aku kasih kamu ijin, jangan sekali kali kamu sentuh aku, ok..?” kata Yuni.”Ok-ok deh..,” jawab saya meskipun saya masih agak bingung dgn arah permainannya.

Tiba-tiba saja Yuni langsung mendekati ke ranjang dan segera menciumi saya di bibir. yahh sudah otomatis saya akan merespon juga donk. Lidah kami saling ‘bergerilya’, sedangkan saya hanya boleh telentang saja di ranjang. Kemudian ciuman Yuni turun ke leher saya, hm.. enaknya pikirku. Dijilatinnya leher saya, terus dia juga menjilati kuping saya.Tanpa sadar saya mendesah, “Ahh, enak, yun, terusin dong..!”

“Sekarang aku bukain baju kamu, tapi inget..! Tangan kamu tetep diam aja yahh, jangan sentuh aku sebelum aku kasih ijin..!” sahutnya lagi.”Aduh sengsara banget nih..! Masa mau ML tapi tangan aku ngga boleh megang-megang sih..!” pikir saya dalam hati.

dgn cepet Yuni membuka baju saya dan langsung dilempar. dgn sigapnya yuni langsung bergerilya di dada saya, bagaikan seseorang yg lama tidak mendapatkan tubuh laki-laki. Digigitnya kedua puting saya.”Ahh, enak gigitan kamu,” saya mendesah pelan.Samar-samar saya melihat Leni duduk di samping saya sambil memperhatikan wajah saya dan dia tersenyum. Cerita Dewasa Janda HOT

Tanpa sadar tangan saya mencoba mencari buah dada yuni untuk saya remas-remas. Eh tanpa saya duga, tiba-tiba saja tangan saya ditepis oleh Yuni dan Leni.”aku kan udah bilang, kalo belum aku kasih ijin jangan sentuh aku..!” kata yuni.”Iya, kamu tuh gimana sih..?” kata Leni, “Ikutin donk permainannya Yuni..!” lanjut Leni.”yahh habis gimana donk..? Namanya juga reflek..!” timpal saya sambil mendesah dan agak kecewa.

“Pokoknya kamu sabar deh..!” kata Yuni sambil membuka celana saya.”Hmm.., CD model low cut dgn warna hitam nih..!” ujar Yuni sambil bergumam sendiri.”kamu tau aja kesukaan aku..!” kata Yuni, “Dan kamu seksi banget dgn CD warna gini, bikin aku horni juga tau..!” kalimat yuni yg terakhir sebelum dia mulai ber-‘karaoke’.”Oohh, enak, sedot lagi donk yg kuat Yun..!” kata saya sambil mendesah.

Kurang lebih 5 menit Yuni telah ber-‘karaoke’ terhadap penis saya. Kemudian yuni dgn sigapnya melepas seluruh baju, celana dan pakaian dalamnya.”Nah, sekarang kamu baru boleh sentuh aku..!” kata Yuni.Maka karena dari tadi saya sudah menahan mau nyentuh dia tapi tidak boleh, maka kesempatan ini tidak saya sia-sia kan.
Cerita Seks dengan Janda Muda

Langsung saja saya rebahkan Yuni di ranjang dan gantian saya ciumi bibirnya, dan Yuni juga membalasya dgn tidak kalah ganasnya. Kemudian saya turuni ciuman saya ke daerah lehernya. Hmm, lehernya yg bersih itu saya ciumi dan saya jilati. Samar-samar saya mendengar Yuni mulai mendesah.

Kali ini saya turun ke buah dadanya, saya menjilati dulu pinggirnya secara bergantian, dari kanan ke kiri. Tetapi saya tidak menyentuh sedikit pun putingnya Yuni.Dan Yuni kemudian bicara, “Ayo donk isepin puting aku, please..!”

“Wah ini saatnya balas dendam nih..!” pikir saya dalam hati.”Hah..? kamu minta diisepin puting kamu, sabar yahh sebelum aku mood, aku ngga bakal isep puting kamu..!” jawab saya sambil tersenyum.Saya lihat Leni juga ikut tersenyum melihat temannya terkapar pasrah.

Tidak lama setelah saya memainkan buah dadanya, saya turun ke vaginanya. Tampaklah bulu-bulu vagina Yuni yg begitu halus dan dicukur rapih. dgn sigap saya langsung menghisap vagina Yuni.”Ohh.., ohh.., enakk..! Terusin donk Sayaang..!” sahut Yuni sambil mendesah.Kalimat itu membuat saya tambah semangat, maka saya tambah liar untuk menghisap vaginanya.

“Sayaang, aku mau keluar,” lirih Yuni.Dan tiba-tiba saja cairan vagina Yuni keluar diiringin teriakan dari Yuni yg kemudian saya telan semua cairan vagina Yuni.”Duh Say, kamu kok hebat sih maenin memekku..?” tanya yuni.yg saya lakukan hanya tersenyum saja.

“Please donk, masukin punya kamu sekarang..!” pinta Yuni dgn memelas.”Nanti dulu, puting kamu belum aku hisap..!” jawab saya.Maka dgn cepat langsung puting yg berwarna coklat muda itu saya hisap dgn kencanganya secara bergantian, kiri dan kanan. Cerita Mesum dengan Janda

“Ahh, enakk Sayaang, terusin..! Tambah kenceng donk..!” teriak yuni.Hmm, mendengar suara cewek lagi terangsang begitu membuat saya tambah horni lagi, apalagi si ‘adik’ sudah dari tadi menunggu giliran ‘masuk’. Maka langsung saja saya memasukkan penis saya ke vaginanya.”Shit..! Sempit banget nih memek..!” pikir saya dalam hati.

Setelah sedikit bersusah payah, akhirnya masuk juga barang saya ke vaginanya.”Gila bener Yun, barang kamu enak dan sempit banget sih..?” jawab saya dgn napas yg mulai tidak teratur.Dan kalimat saya dibalas dgn senyum oleh yuni yg sedang merem melek.

Begitu masuk, langsung saya goygkan. yg ada hanya suara Yuni yg terus mendesah dan teriak.”Ahh terus Sayaang, tambah cepet donk..!”Dan sekilas di samping saya tampak Leni sedang meremas-remas buah dadanya sendiri.

“Sabar All, akan tiba giliran kamu, sekarang aku beresin dulu temen kamu ini..!” jawab saya sambil sambil menggoygkan Yuni.Leni hanya dapat menganggukan kepala, soalnya dia tahu ini bagian dalam permainan yg mereka buat, jadi Leni juga tidak boleh ikut sedikit pun dalam permainan saya dan yuni.

Tidak lama kemudian Yuni minta gantian posisi, kali ini dia mau di atas.”aku cepet keluar kalo di atas..!” katanya Santai.Kami pun berganti posisi. Berhubung Yuni tadi sudah keluar, maka kali ini ketika kami ‘main’ vagina Yuni sudah becek.”Ahh.., enakk.., barang lo berasa banget sih..!” jawab yuni sambil merem melek.

5 menit kemudian Yuni teriak, “Ahh.., aku keluar lagi..!” dan dia langsung jatuh ke pelukan saya.Tetapi saya kan belum keluar, wah tidak begini caranya nih. Ya sudah akhirnya saya gantian dgn gaya doggy.Kali ini kembali Yuni menjerit, “Terusiin Sayaang..!”Tidak lama kemudian saya merasa kalau saya sudah mau keluar.”Yun, mau keluarin dimana..?” tanya saya.”Di muka aku aja.” jawabnya cepat.

Kemudian, “Croott.., crott..!” sperma saya saya keluarkan di wajah Yuni.Kemudian Yuni dgn cepat membersihkan penis saya, bahkan saya saja sampai ngilu dgn hisapannya. Tidak lama saya pun jatuh lemas di sampingnya. Dan saya tetep melihat Leni tetap meremas dadanya dan dia pun melihat saya dgn tatapan ingin mendapat perlakuaan yg sama seperti temannya.

“All, ke kamar mandi dulu yuk, aku mau bersih-bersih nih..!” jawab saya sambil mengajak Leni.Kemudian Leni dgn cepat menarik saya ke kamar mandi. Di kamar mandi kami saling membersihkan satu sama lain.”All, aku istirahat dulu yahh, aku cape banget soalnya,” timpal saya dgn suara lemas karena horni tapi penuh dgn kebahagiaan.

“Ok deh, tapi jangan lama-lama yahh, aku udah ngga tahan nih, horni banget..!” jawab Leni sambil membersihkan penis saya. END

Itulah Sebuah Cerita Seks dengan Janda bikin Ketagihan Semoga dengan artikel ini kalian semakin tambah hasyrat untuk bercinta.. salam ayeee..